Apa Itu TV Digital Dan Apa Manfaatnya

Apa Itu TV Digital Dan Apa Manfaatnya

 Pertanyaan ini sering muncul dibenak kita seirng dengan semakin dekatnya batas waktu yang diberikan UU Ciptaker kepada stasiun penyiaran yang masih menggunakan format analog. Sesuai dengan UU Omnibus law bahwa paling lambat stasuin TV harus sudah hijrah ke format digital selambat lambatnya tahun 2022. Ini berarti selama 2 tahun kedepan penonton TV harus siap siap tidak lagi bisa menonton TV dengan format analog karena sudah dimatikan (Analog Switch Off).


Lalu muncul pertanyaan apa itu TV digital dan apa untungnya menggunakan TV digital ketimbang analog ?. Secara bahasa orang awam memahami TV digital adalah format penyiaran Televisi bukan mengganti TV jenis baru. TV lama tetap masih bisa digunakan dengan hanya membeli set top box DVBT2 untuk bisa menangkap siaran TV digital. Bahkan kabarnya juga pemerintah akan membagikan set top box gratis untuk masyarakat kurang mampu agar tetap bisa menonton siaran digital. Dalam bahasa yang lebih ilmiah TV Digital menurut wikipedia atau DTV merupakan jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal gambar, suara, dan data ke pesawat televisi. Televisi digital merupakan alat yang digunakan untuk menangkap siaran TV digital, perkembangan dari sistem siaran analog ke digital yang mengubah informasi menjadi sinyal digital berbentuk bit data seperti komputer.

Lalu muncul pertanyaan apa itu TV digital dan apa untungnya menggunakan TV digital ketimbang analog ?. Secara bahasa orang awam memahami TV digital adalah format penyiaran Televisi bukan mengganti TV jenis baru. TV lama tetap masih bisa digunakan dengan hanya membeli set top box DVBT2 untuk bisa menangkap siaran TV digital. Bahkan kabarnya juga pemerintah akan membagikan set top box gratis untuk masyarakat kurang mampu agar tetap bisa menonton siaran digital. Dalam bahasa yang lebih ilmiah TV digital menurut wikipedia adalah Televisi digital atau DTV merupakan jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal gambar, suara, dan data ke pesawat televisi. Televisi digital merupakan alat yang digunakan untuk menangkap siaran TV digital, perkembangan dari sistem siaran analog ke digital yang mengubah informasi menjadi sinyal digital berbentuk bit data seperti komputer.


Perlu dicatat bahwa TV digital tetap tidak menggunakan jaringan internet untuk mengakses siarannya. Siaran tetap bisa didapatkan dari antenna UHF / antena biasa seperti layaknya TV biasa namun harus diolah dulu sinyalnya menjadi format digital melalui set top box yang hanya membutuhkan daya listrik saja bukan jaringan internet. TV digital bisa di akses dari Smart TV sekalipun yang penting didalamnya sudah terdapat fitur DVBT2. Namun untuk Android TV, tampaknya TV digital tidak bisa diakses kecuali jika ada port antenanya.


Menurut Kasubdit Pengembangan Infrastruktur Kementerian Kominfo, Anang latif seperti yang dirilis Antara News, setidaknya ada 4 keuntungan TV digital ketimbang TV Analog :


Pertama, dari sisi konsumen atau masyarakat penonton televisi. Dengan TV digital, konsumen akan bisa menikmati siaran televisi dengan kualitas gambar yang jauh lebih baik--jernih, tajam, dan tidak "bersemut"--, pilihan saluran lebih banyak, dan juga dilengkapi dengan sistem peringatan dini bencana atau bahaya (early warning system). Kemudian informasi lain seperti cuaca dan arus lalu lintas. "Bahkan, yang tercanggih, konsumen bisa langsung berbelanja (shopping) dari rumah.


Kedua, dari sisi penyelenggara siaran televisi. Mereka tidak akan lagi dipusingkan dengan penyediaan infrastruktur, seperti pemancar dan lain-lain, karena itu sudah dibangun dan disediakan oleh penyelenggara multipleksing. Para penyelenggara siaran televisi tidak perlu membangun infrastruktur tapi cukup dengan menyewa dari penyelenggara multipleksing. Dengan cara itu maka biaya operasional yang dikeluarkan para penyelenggara siaran televisi menjadi lebih rendah.


Ketiga, dari sisi industri. Peralihan ke TV digital juga akan membantu pengembangan industri dalam negeri karena perangkat konverter TV digital (set top box) akan diproduksi di dan oleh perusahaan Indonesia. Untuk implementasi TV digital, menurut Anang Latif, dibutuhkan sekitar 40 juta unit set top box untuk 40 juta rumah tangga konsumen siaran televisi di seluruh Indonesia. Sementara bagi industri kreatif, TV digital akan memungkinkan mereka mengembangkan banyak ragam konten untuk diproduksi dan dipasarkan. Di samping itu, televisi digital juga mendukung untuk banyak format gambar berbeda, baik dalam ukuran maupun rasio.


Keempat, bagi pemerintah, TV digital akan meningkatkan efisiensi dalam penggunaan frekuensi radio di Indonesia dengan tingkat penghematan sekitar 1/3 dari total penggunaan sekarang ini. Penghematan penggunaan frekuensi tersebut juga akan mendorong segera terwujudnya infrastruktur komunikasi broadband 4G (generasi keempat), meskipun menurut Anang Latif tidak menutup kemungkinan untuk penggunaan lain.


Lalu apa yang harus kita persiapkan di era TV Digital ini. Menurut penulis ada 2 hal penting yang harus dilakukan jika semua TV digital sudah mengudara yaitu persiapan perangkat dan persiapan mental. Persiapan perangkat tentu seperti yang sudah saya sebutkan tadi adalah set top box DVBT2 yang saat ini bisa sobat beli di toko online dengan harga 2 ratusan ribu tergantung merk dan fiturnya. Saya tidak menyarankan pada satu merk tertentu namun set top box buatan china tampak lebih murah ketimbang buatan dalam negeri saat ini namun dari segi kualitas masih dipertanyakan. Yang kedua adalah persiapan mental. Dikhabarkan Era TV digital akan semakin menjamur stasiun TV baru bahkan katanya sampai tarusan stasiun. Jika demikian, maka kita harus selektif memilih siaran sesuai dengan kebutuhan kita. Jika anak anak mengakses TV digital seyogyanya selalu didampingi orang tua agar tidak mengakses tv yang mengandung kekerasan, pornografi dan lain lain. Sobat juga bisa mengaktifkan tombol children lock di remote untuk meminimalisir hal itu. Selain itu informasi yang kita dapat tentu lebih banyak baik yang benar maupun yang hoax. Dengan era digital ini sobat harus benar benar memfilter diri akan siaran siaran yang benar benar membawa manfaat dari segi apapun termasuk dunia hiburan sekalipun.

Advertisement

Baca juga:

------- Artikel Terkait -------