-->
Nonton Siaran TV Satelit Gratis Berbiaya Murah, Berikut Yang Harus Anda Ketahui

Nonton Siaran TV Satelit Gratis Berbiaya Murah, Berikut Yang Harus Anda Ketahui

Perkembangan tontonan dunia pertelevisian saat ini memberi banyak pilihan mulai dari TV yang biasa kita tonton yaitu menggunakan antena UHF sampai dengan TV Kabel atau TV berlangganan dengan biaya sampai ratusan ribu tiap bulan. Dari sini sesungguhnya keberadaan TV tergantung gaya hidup kita. apakah kita jadikan sebagai kebutuhan informasi, hiburan atau hal lainnya. Yang jelas bahwa TV akan hidup selama kita berada di rumah dan kita akan matikan jika kita berada diluar rumah. Nah, menurut saya jika waktu kita lebih banyak diluar rumah alangkah sayangnya jika kita berlangganan TV berbayar karena dibayar mahal tapi tidak ditonton karena ketiadaan waktu.

Disisi lain perkembangan Televisi satelit saat ini memberi ruang bagi siapapun dan dimanapun untuk memungkinkan kita bisa menontonnya secara gratis. Walaupun dari segi channel tentu berbayar lebih berkualitas  ketimbang gratisan, namun channel gratisan juga tak kalah menariknya tergantung selera menonton kita. Channel lokal (TV daerah) dan Channel channel Islami bisa didapatkan dengan gratis dari TV TV satelit yang ada saat ini.

Sebelum mengenal lebih jauh tentang TV satelit ada baiknya sobat tahu bedanya dengan TV kabel. Walaupun terlihat hampir sama menggunakan jenis dish parabola dengan ukuran hampir sama ternyata TV satelit dan TV kabel punya perbedaan dari Receiver digital dan jangkauannya. TV satelit bisa ditonton dimana saja dibelahan dunia asal masih dalam jangkauan sinyal satelit, sedangkan TV kabel jangkauannya terbatas umumnya di kota kota besar saja. 

Jenis TV Satelit

Nah, TV Satelit yang akan kita tonton secara gratis biasanya disebut dengan FTA (Free To Air) artinya siarannya bisa ditonton secara gratis tanpa iuran atau bayaran. Namun belakangan beberapa siaran FTA hanya bisa ditonton dengan Set Top Box rekomendasi dari provider TV satelit, sehingga siaran siaran seperti ini disebut dengan FTV (Free To View).

Kemudian untuk mendapatkan sinyal dari satelit yang dimaksud kita butuh parabola atau biasanya disebut dengan dish dan alat pengumpul sinyal yang ditangkap oleh parabola dalam satu titik yang disebut dengan LNB (Low Noise Block). Ada 2 jenis LNB yang sering digunakan di Indonesia yaitu C Band dan KU Band. Perbedaanya terletak pada frekwensi sinyal satelit yang mampu ditangkap. LNB C Band digunakan untuk menangkap sinyal satelit diantara range 3,4 GHz - 4,2 GHz sedangkan LNB Ku Band untuk menangkap sinyal satelit 10,7 GHz - 12,7 GHz. LNB C Band harus menggunakan parabola lebih besar daripada KU Band. Ada juga jenis LNB S Band yang biasa digunakan untuk TV kabel.

Baik Ku band maupun C Band dua duanya bisa digunakan untuk mendapatkan siaran FTA namun kekurangan C band selain membutuhkan dish yang lebih besar (minimal 6 feet), butuh teropong / kerucut khusus jika ingin memasang LNB bekas TV berbayar. 

Stasiun Televisi satelit Indonesia yang menyediakan channel gratis

Baik Ku band maupun C band juga punya channel gratis yang membedakan adalah jenis satelit yang ditangkap. Satelit Palapa D dan Telkom 4 merupakan  satelit milik Indonesia terbaru saat ini yang berada di C Band. Namun untuk mendapatkan siaran TV gratis ini tidak menggunakan frekwensi C Band tapi Ku Band karena lebih ekonomis dengan menggunakan dish lebih kecil dan stasiun televisi satelit di Indonesia juga banyak yang menyediakan layanannya di Ku Band. Berikut TV satelit yang menyediakan channel gratis :

1. Ninmedia /Tiviplus dengan satelit Chinasat 11
2. Garmedia K Vision dengan satelit Measat 3a 
3. Nex Parabola dengan satelit Ses 9 
4. Matrix dengan satelit Ses 9 
5. Transvision - Nusantara HD

Walaupun Ninmedia saat ini telah mengurangi layanan channel gratisan namun menurut saya masih bisa dianggap menjadi pelopor channel gratis. Oleh karena itu jika Anda ingin memulai menggunakan siaran satelit ini bisa dimulai dengan  coba coba dari Ninmedia dulu.

Cara pemula pasang TV satelit berbiaya murah.


Seperti yang saya lakukan untuk mendapatkan siaran gratis berbiaya murah saya lakukan dengan cara membeli perangkat dari situs jual beli online dan saya rangkai dan pasang sendiri. Dengan cara seperti ini saya bisa menekan biaya sampai 50% dengan menggunakan jasa teknisi untuk pasang parabola dan jasa pointing. Hal yang sangat membantu adalah saat ini sudah banyak tutorial perakitan, pemasangan bahkan pointing di Youtube, sehingga bisa dengan mudah untuk melakukannya. Bahan bahan yang dibutuhkan diantaranya :

1. Dish berdiameter 45 cm lengkap dengan mounting 
2. LNB single Ku Band
3. Kabel 15 meter dan connector
4. Receiver Rekommendasi Ninmedia

Bahan bahan untuk pointing :
1. Aplikasi Android SatFinder
2. Aplikasi Android Satelite Detector

Untuk aktivasi Receiver menggunakan aplikasi Android KUGO

Tahap instalasi yang bisa dilakuakan secara umum :

1. Rangkai dish sesuai dengan petunjuk pemasangan, jangan lupa pasang LNB di skew dengan posisi nol derajat dulu
2. Sambungkan konektor ke LNB untuk terhubung ke Receiver
3. Sambungkan kabel yang sesuai dari Receiver ke TV bisa menggunakan HDMI atau RCA 

Tahap pointing  mengarah ke Satellite Chinasat 11 :

1. Aktifkan Satfinder lihat LNB skew lihat berapa derajat dilokasi Anda, putar LNB , patokan putarnya jika poitif berlawanan jarum jam (contoh jika skew LNB =+12 derajat berarti putar kekiri kira kira membentuk sudut 10 derajat)
2. Menetukan azimuth dan elevasi bisa menggunakan SatFinder maupun Satellite Detector , tutorialnya bisa dicari di Youtube.

Tahap mengaktifkan channel :

Jika decoder sudah mendapatkan sinyal chinasat 11/ ninmedia dan sudah mendapat siaran dengan sinyal yang kuat :

1.Download aplikasi kugo untuk android di playstore 
2.Lakukan registrasi email dan log in di Kugo
3.Pilih menu voucer 
4.Gosok pin vocer lalu masukan ke dalam aplikasi
5.Masukan juga decoder/STB ID yang ingin diaktifkan 
6. Setelah aktif voucernya baru lakukan pairing. Cara pairing bisa dilihat pada tutorial di Youtube.

Jika anda menggunanakan STB rekomendasi jangan lupa lakukan pengaktifan voucer dulu sebelum melakukan pairing agar fitur dan manfaat tambahan bisa Anda dapatkan.

Setelah berhasil sobat bisa bisa menambah channel dengan coba coba menggunakan LNB yang dobel untuk menggabungkan 2 stasiun dalam 1 Receiver, biasa para teknisi lakukan adalah menggabungkan Garmedia, atau Matrix dengan Ninmedia karena posisi satelitnya hampir berdekatan.

Ingat kelemahan channel gratisan ini bisa jadi saat hujan deras sinyalnya hilang atau siaran siaran favorit atau live biasanya siaran bola selalu diacak (blank saat siaran ). Hal ini biasa terjadi karena siaran ini tidak punya hak siar dari officialnya. Selain itu channel channel premium kadang ada kadang tidak, bisa bertambah bisa berkurang bahkan hilang sewaktu waktu.
Advertisement

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments

Jangan lupa sobat, kasih komentar ya !!! No spammer allowed